Wednesday, December 30, 2009

Butiran Air Hujan

Beberapa hari ini hujan tak kunjung berhenti. Demi pergerakan alam semesta, Matahari pun tetap menyinari bumi baik siang maupun malam,hujan atau pun tidak.
Dengan sinarnya dan secangkir teh hangat, kucoba untuk menghangatkan tubuh yang terus diterpa dinginnya udara ini. kuteguk air teh ini sambil kupandangi langit yang kadang terlihat hitam, kadang terlihat cerah. Langit berubah-ubah sesuai pergerakan awan yang membawa butiran air hujan.

Butiran air hujan membawakan pertanyaan dalam diriku. Apakan hujan hanya ada di bumi? Apakah semesta juga mengalami hujan seperti di bumi? Apakah planet lain memiliki air hujan yang menetes dari angkasa?
Mungkin saja air yang menetes dari angkasa hanya milik planet bumi? Dan apakah planet lain tak memilikinya? Apakah air hujan hanya dimiliki oleh planet yang berpenghuni?

Semakin lebat air yang menetes dari angkasa semakin berdesakan pula pertanyaanku tentang hujan dalam benakku. membiarkannya hanya akan membuat penuh otakku atau membuatnya menjadi beku karena dinginnya udara diluar...mmmm

Air terus turun dari angkasa membasahi pepohonan. Walaupun terus berdatangan dari angkasa, butiran air yang ada dibumi tak pernah menjadi penuh ataupun meluap, semua tetap berada pada titik keseimbangannya.

No comments:

Post a Comment